Remahan.com

Berikut Jenis Sakit Kepala yang Perlu Diketahui

REMAHAN.com - Sakit kepala bisa terjadi di beberapa titik yang berbeda. Setiap orang biasanya mengalami kecenderungan mengalami area sakit yang beragam tersebut, seperti hanya berdenyut di satu sisi kepala, atau bahkan sepertiga bagian kepala.

Semua jenis sakit itu tetap disebut sebagai sakit kepala atau headaches. Padahal, lokasi atau titik di mana Anda mengalami sakit tersebut sebenarnya menandakan jenis-jenis tertentu dari masalah ini, serta memberikan petunjuk untuk menentukan bagaimana penanganan yang tepat.

Dilansir Republika.co.id dari Health.US News, Senin (28/10), terdapat lebih dari 150 jenis sakit kepala. Namun, kebanyakan dari seluruhnya dinilai terjadi cukup langka.

“Jenis sakit kepala yang paling umum adalah sakit kepala karena tegang dan migrain,” ujar Seogeun Hong, dokter ahli penyakit dalam di St. Joseph Hospital, California, Amerika Serikat (AS).

Kemudian ada Kevin Weber, ahli saraf di Neurological Institute The Ohio State University Wexner Medical Center yang mengatakan bahwa sakit kepala tertentu juga cenderung terjadi di bagian tertentu dari kepala. Ia menjelaskan beberapa sindrom yang langka bersifat unilateral atau hanya terjadi di satu sisi.

Baca: ITB Ingatkan Bahaya Disinfektan Bagi Tubuh dan Lingkungan

“Kadang-kadang kita juga dapat menggunakan lokasi nyeri kepala untuk mengidentifikasi saraf yang teriritasi yang berkontribusi terhadap sakit kepala,” jelas Weber.

Semua jenis sakit kepala memang membutuhkan penanganan yang berbeda. Tentunya, setiap orang juga harus mengetahui kapan waktu yang tepat untuk datang ke dokter jika mengalami sakit kepala yang sering menganggu pekerjaan atau aktvitas sehari-hari, atau merasakan gejala sakit kepala yang tidak biasa, bahkan semakin hari terasa semakin parah.

“Ada banyak tanda sakit kepala yang ternyata menunjukkan masalah kesehatan yang lebih serius. Tentu saja, jika merasa defisit neurologis dengan sakit kepala Anda, seperti kelemahan, kesulitan berbicara atau kejang, Anda perlu melakukan perawatan medis segera” jelas Weber.

Berikut beberapa jenis sakit kepala yang cukup jarang terjadi, namun perlu diketahui.

Sakit kepala cluster

Baca: Benarkah Konsumsi Garam Berlebihan Turunkan Kekebalan Tubuh

Ini adalah jenis sakit kepala yang tidak umum terjadi. Biasanya, penderita merasakan sakit di sekitar mata dan mungkin mengalami mata kemerahan, hingga hidung tersumbat.

Sakit kepala cluster kadang bisa sangat menyakitkan. Beberapa pasien menggambarkan rasa sakit itu seperti ada seseorang yang memukul mereka dengan es batu dan ini datang secara tiba-tiba.

Orang-orang yang mengalami sakit kepala cluster bisa mengalami sakit hingga beberapa hari dan bahkan beberapa pekan. Dalam sebuah laporan, jenis sakit kepala ini disebut memiliki keterkaitan dengan kelainan pada jam biologis tubuh.

Neuralgia Occipital

Neuralgia Occipital adalah jenis sakit kepala yang membuat penderita mengalami nyeri di bagian pangkal tengkorak. Biasanya ini terjadi ketika saraf dari punggung atas dan leher ke kulit kepala menjadi meradang atau teriritasi.

Baca: Efek Kafein pada Kulit dan Tubuh

Sakit kepala ini juga dapat menyebabkan rasa sakit di pangkal tengkorak di tengkuk atau disebut area oksipital. Menurut Molly Rossknecht, ahli saraf di Orange County Migraine & Headache Center di Irvine, California, penderita dapat mengalami rasa sakit menjalar ke arah mata, hingga pipi dan dahi.

“Rasa sakitnya bisa seperti tajam, tersengat, bahkan terbakar, dan cenderung datang dalam beberapa menit. Meski sering disalahartikan sebagai migrain, tapi jenis sakit kepala ini sangat berbeda,” ujar Rossknecht.

Menurut Rossknecht, beberapa hal yang bisa membantu meringankan Neuralgia Occipital adalah pemijatan, relaksan otot, dan antiinflamasi.

Sakit Kepala Servikogenik

Sakit kepala servikogenik dipicu oleh masalah di leher dan tulang belakang leher. Beberapa pemicu tersebut menurut Rossknecht, di antaranya stenosis tulang belakang atausuatu kondisi yang menyebabkan kompresi saluran tulang belakang.

Baca: CEO Twitter Hanya Makan 1 Kali Dalam Sehari

Penyebab lainnya, yakni disk hernia atau juga disebut disk yang bengkak, pecah, serta terjadi ketika beberapa bantalan antara tulang belakang keluar dari arah. Gegar otak, yaitu suatu bentuk cedera otak traumatis yang terjadi setelah benturan ke kepala. Rm

117 0

Artikel Terkait

Diciumi Banyak Orang, Bayi Baru Lahir Ini Nyaris Meninggal Dunia
Diciumi Banyak Orang, Bayi Baru Lahir Ini Nyaris Meninggal Dunia

Lifestyle

Diciumi Banyak Orang, Bayi Baru Lahir Ini Nyaris Meninggal Dunia

Menteri Wishnu: Tempat Wisata Harus Punya Cerita
Menteri Wishnu: Tempat Wisata Harus Punya Cerita

Lifestyle

Menteri Wishnu: Tempat Wisata Harus Punya Cerita

Bolehkah Sisa Kopi yang Tak Habis Diminum Lagi?
Bolehkah Sisa Kopi yang Tak Habis Diminum Lagi?

Lifestyle

Bolehkah Sisa Kopi yang Tak Habis Diminum Lagi?

Artikel Lainnya

KPAI: Anak Kecanduan Gadget Lebih Bahaya dari Narkoba
KPAI: Anak Kecanduan Gadget Lebih Bahaya dari Narkoba

Lifestyle

KPAI: Anak Kecanduan Gadget Lebih Bahaya dari Narkoba

Tes Sederhana untuk Tahu Kesehatan Jantung
Tes Sederhana untuk Tahu Kesehatan Jantung

Lifestyle

Tes Sederhana untuk Tahu Kesehatan Jantung

Anak Anjing Sumber Wabah Penyakit di AS
Anak Anjing Sumber Wabah Penyakit di AS

Lifestyle

Anak Anjing Sumber Wabah Penyakit di AS

Komentar