Remahan.com

Pemprov DKI Bagikan Lidah Mertua Secara Gratis untuk Kurangi Polusi

REMAHAN.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal membagikan tanaman lidah mertua secara gratis. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap tanaman ini dapat mengurangi polusi udara di Ibu Kota.

"Dinas kehutanan mendapatkan rekomendasi beberapa tanaman untuk ditanam yang diharapkan bisa ikut mengendalikan pencemaran udara," kata Anies di DPRD DKI Jakarta, Senin (22/7).

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Suharini Eliawati menyatakan rencananya pembagian gratis dilakukan per Agustus, di Kantor DPKPKP.

Masyarakat bisa mendapatkan tanaman lidah mertua secara gratis cukup dengan menunjukkan KTP DKI Jakarta.

Baca: Cedera Bantalan Sendi Lutut? Ini Penanganannya

"Ditukar pakai KTP dapat dua tanaman. Itu untuk koleksi yang sekarang kita punya. Karena proses pengadaannya sendiri akan kita lakukan pada Agustus. Sekarang ini masih proses lelang," kata Suharini seperti diberitakan CNNIndinesia, Senin (22/7) malam.

Secara teknis Suharini menjelaskan bahwa tanaman lidah mertua mampu menyerap 107 polutan udara. Dari penelitian yang ada setidak-tidaknya 15-18 pot tanaman lidah mertua itu mampu secara signifikan mengurangi polusi.

"Kalau saya kan hanya belajar dari analisanya dari kawan-kawan yang sudah melakukan penelitian. Jadi tahun 2013 itu ada salah satu peneliti dari Semarang, saya baca, jadi tanaman lidah mertua sendiri mampu menyerap 107 polutan udara," jelas dia.

"Tapi pada dasarnya semua tanaman itu punya manfaat karena begitu dia melakukan proses fotosintesa, dia akan mengeluarkan O2 dan menangkap CO2-nya," lanjut dia.

Baca: Kasur Ini Dijual Seharga Rp6,1 Miliar

Suharini menuturkan tak hanya tanaman lidah mertua yang dibagikan gratis. Ada sejumlah tanaman lain seperti tanaman toga, Alpukat, Belimbing, Pucuk Merah akan dibagikan gratis.

Pembagian tanaman gratis ini juga dilakukan secara online. Warga yang ingin mendapatkan tanaman bisa mendaftar secara online, untuk selanjutnya tanaman dikirim dengan menggunakan jasa ojek online.

"Itu nanti kita mau buka sistem online, jadi warga itu enggak usah datang ke kami. Kalau dia hanya dua pohon, ngambil di tempat kami kan jauh, boleh dia pakai gojek, nanti gojek mereka yang bayar. Itu lebih mendekatkan pelayanan kita ke masyarakat," tutup dia. Rm

101 0

Artikel Terkait

Ini Perkiraan Jumlah Orang Meninggal di Indonesia Akibat Korona
Ini Perkiraan Jumlah Orang Meninggal di Indonesia Akibat Korona

Lifestyle

Ini Perkiraan Jumlah Orang Meninggal di Indonesia Akibat Korona

ITB Ingatkan Bahaya Disinfektan Bagi Tubuh dan Lingkungan
ITB Ingatkan Bahaya Disinfektan Bagi Tubuh dan Lingkungan

Lifestyle

ITB Ingatkan Bahaya Disinfektan Bagi Tubuh dan Lingkungan

Benarkah Konsumsi Garam Berlebihan Turunkan Kekebalan Tubuh
Benarkah Konsumsi Garam Berlebihan Turunkan Kekebalan Tubuh

Lifestyle

Benarkah Konsumsi Garam Berlebihan Turunkan Kekebalan Tubuh

Artikel Lainnya

Efek Kafein pada Kulit dan Tubuh
Efek Kafein pada Kulit dan Tubuh

Lifestyle

Efek Kafein pada Kulit dan Tubuh

CEO Twitter Hanya Makan 1 Kali Dalam Sehari
CEO Twitter Hanya Makan 1 Kali Dalam Sehari

Lifestyle

CEO Twitter Hanya Makan 1 Kali Dalam Sehari

Diciumi Banyak Orang, Bayi Baru Lahir Ini Nyaris Meninggal Dunia
Diciumi Banyak Orang, Bayi Baru Lahir Ini Nyaris Meninggal Dunia

Lifestyle

Diciumi Banyak Orang, Bayi Baru Lahir Ini Nyaris Meninggal Dunia

Komentar