Remahan.com

Sakit Perut Setelah Minum Kopi di Pagi Hari? Ini Penjelasannya

REMAHAN.com - Anda mungkin pernah merasa sakit perut usai minum kopi di pagi hari. Dan mungkin Anda mungkin pernah bertanya-tanya mengapa kopi membuat Anda sakit perut dan ingin ingin buang air besar secepat mungkin.

Tidak ada jawaban yang paling tepat untuk menjawab pertanyaan tersebut. Namun, ada beberapa teori tentang koneksi antara kopi dan rasa mulas.

"Kami tidak tahu bagaimana mekanisme sepenuhnya, dan hanya ada beberapa studi yang membahas tentang hal ini," kata Kyle Staller, seorang gastroenterology di Massachusetts General Hospital, AS.

Dilansir Liputan6.com dari Health, jika Anda berpikir bahwa manis dari kafein yang terdapat pada kopi membuat sakit perut, Staller merujuk pada sebuah penelitian di tahun 1990. Dalam jurnal oleh Gut dalam BMJ Case Reports, Inggris, efek kafein tidak terbukti membuat Anda merasa sakit perut.

Faktor dari kehangatan kopi juga tidak terbukti membuat Anda merasa sakit perut setelah meminumnya. "Anda tidak memiliki efek yang sama (mulas) ketika meminum teh yang hangat, atau sup," ujar Staller.

Baca: Cedera Bantalan Sendi Lutut? Ini Penanganannya

Terdapat kandungan dalam kopi yang secara keseluruhan dapat merangsang sistem pencernaan Anda, yang menyebabkan perut dan usus besar berkontraksi.

Kontraksi tersebut biasa terjadi di tubuh secara normal setelah Anda makan, kondisi ini disebut peristaltik.

Menurut U.S National Library of Medicine, itu adalah proses kontraksi otot seperti gelombang yang memindahkan makanan ke tempat pemrosesan yang berbeda di saluran pencernaan. Dengan kopi, proses ini terjadi jauh lebih cepat, yakni empat menit setelah Anda meminumnya.

Artinya, kopi dapat mendatangkan malapetaka pada usus jika Anda menderita kondisi yang menyebabkan diare, seperti sindrom iritasi usus besar (IBS-D). Sisi positifnya, jika Anda kesulitan buang air besar, kebiasaan minum kopi akan membantu.

"Anda kemungkinan akan buang air besar ketika bangun tidur, setelah makan, dan ketika Anda minum kopi. Menyinkronkan ketiga hal itu memberi peluang terbaik untuk menyelesaikan persoalan kesulitan BAB,” kata Staller.

Baca: Kasur Ini Dijual Seharga Rp6,1 Miliar

Apakah bisa dihentikan?

Meminum kopi bukan satu-satunya faktor penyebab Anda buang air besar. Karena makanan juga dapat merangsang usus besar Anda. Tetapi jika Anda merasa terganggu dengan kondisi tersebut, Anda dapat mengakalinya dengan membatasi takaran kopi yang diminum.

"Ini benar-benar individual. Saya merekomendasikan untuk melihat kondisi ini sebagai sesuatu yang baik. Karena dapat membantu Anda untuk BAB dengan teratur," kata Ashkan Farhadi, ahli pencernaan di MemorialCare Medical Group’s Digestive Disease Project, California. Rm

126 0

Artikel Terkait

Ini Perkiraan Jumlah Orang Meninggal di Indonesia Akibat Korona
Ini Perkiraan Jumlah Orang Meninggal di Indonesia Akibat Korona

Lifestyle

Ini Perkiraan Jumlah Orang Meninggal di Indonesia Akibat Korona

ITB Ingatkan Bahaya Disinfektan Bagi Tubuh dan Lingkungan
ITB Ingatkan Bahaya Disinfektan Bagi Tubuh dan Lingkungan

Lifestyle

ITB Ingatkan Bahaya Disinfektan Bagi Tubuh dan Lingkungan

Benarkah Konsumsi Garam Berlebihan Turunkan Kekebalan Tubuh
Benarkah Konsumsi Garam Berlebihan Turunkan Kekebalan Tubuh

Lifestyle

Benarkah Konsumsi Garam Berlebihan Turunkan Kekebalan Tubuh

Artikel Lainnya

Efek Kafein pada Kulit dan Tubuh
Efek Kafein pada Kulit dan Tubuh

Lifestyle

Efek Kafein pada Kulit dan Tubuh

CEO Twitter Hanya Makan 1 Kali Dalam Sehari
CEO Twitter Hanya Makan 1 Kali Dalam Sehari

Lifestyle

CEO Twitter Hanya Makan 1 Kali Dalam Sehari

Diciumi Banyak Orang, Bayi Baru Lahir Ini Nyaris Meninggal Dunia
Diciumi Banyak Orang, Bayi Baru Lahir Ini Nyaris Meninggal Dunia

Lifestyle

Diciumi Banyak Orang, Bayi Baru Lahir Ini Nyaris Meninggal Dunia

Komentar